Monday, July 16, 2018

Back To Nature dengan Natur Hair Care


Isu global warming terus bergulir dari tahun ke tahun. Banyak yang menyikapi dengan bijaksana dan membuat program back to nature. Tak hanya pemerintah, namun juga berbagai lembaga, produsen, swasta juga publik. Kampanye back to nature terus digaungkan seiring dengan makin santernya isu global warming.

Bersyukur, sekarang sudah ada ruang publik yang hampir ada disetiap kota, sehingga tempat kampanye bukan menjadi kendala. Sebutlah minggu lalu di CFD Sudirman, salah satu produsen perawatan rambut menggelar aksi #Naturgreenaction.

Aksi yang menggandeng salah satu public figure ini lumayan menyedot perhatian public. Zumba bareng warga penikmat CFD pagi itu juga banyak diminati. Teriknya cuaca pagi itu justru menjadi daya ungkit untuk olah tubuh mengikuti instruktur zumba di atas stage.

Suasana makin panas oleh teriakan sebagian pengunjung yang didominasi oleh perempuan berkaos kuning ini, ketika MC memanggil salah satu public figure “Luna Maya,”  yang juga sebagai Brand Ambasador Natur Hair Care. Tanpa komando, semua mengacungkan handphone kearah depan bak aksi fotografer untuk mengabadikan momen.

Luna Maya hadir menjadi bagian dari kampanye #Naturgreenaction Natur Hair Care. Kampanye ini juga ditujukan untuk masyarakat dan mengajak mereka untuk “Back To Nature,” meminimalkan penggunaan zat-zat kimia. Tanpa kita sadari, penggunaan produk perawatan sehari hari seperti pasta gigi, sabun, shampoo dll, mengandung zat kimia. Banyak orang yang salah krapah, anggapan banyak busa itu bersih ternyata tidak benar. Justru semakin banyak busa, semakin banyak zat kimia yang terkandungnya. Dampak penggunaaan kimia  yang berlebih dapat merusak ekosistem lingkungan.

#Naturgreenaction juga mengajak masyarakat untuk tampil pede dan mempunyai rambut yang kuat dari akar sehingga tidak mudah rontok dan menggunakan perawatan yang alami.

Mari kita jaga lingkungan diri sendiri dan lingkungan sekitar dengan produk yang ramah lingkungan.



Tuesday, June 12, 2018

Gurih Manis Kolak Pisang sajian COOKWARE



Terik siang itu memaksaku untuk sesekali menyeka peluh. Energipun semakin terkuras, lantaran harus melewati antrian demi antrian antar stasiun comuterline. Pun tak menyurutkan niatku dan terus melangkah.
Hingga tibalah aku disebuah ruangan kecil namun indah dan rapi. Seketika peluh menjauh, berganti udara sejuk yang berusaha mendinginkan tubuh dari sisa angkuhnya matahari siang itu.  Aroma gurih manis khas kolak sebagai makanan khas yang selalu ada di bulan Ramadhan seolah menyambut kedatanganku. Hhhhmm…..semakin menggoda iman saja ini. Untung pandanganku segera kualihkan pada beberapa orang yang tersenyum ramah yang ternyata adalah para staff dan koordinator TUPPERWARE SHOWROOM.
Senyum ramah mereka mewakili ramahnya produk TUPPERWARE pada lingkungan. Siapa yang tidak kenal? Pioner wadah plastik berkualitas yang terus berinovasi dengan mengembangkan produk-produk rumah tangga lainnya ini, bak virus yang menjangkiti ibu-ibu rumah tangga. Tak hanya diperkotaan, namun juga pedesaan. Arisan dan cicilan sering menjadi pilihan metode pembayaran demi memiliki rangkaian produk TUPPERWARE. Selain tentunya program dari perusahaan yang menawarkan membership dengan manfaat dan keuntungan yang menjanjikan.
Layanan purna jual TUPPERWARE yang berani memberikan garansi “ganti produk seumur hidup produk” (terkecuali karena terbakar atau digigit tikus)semakin meningkatkan kepercayaan konsumen dan member terhadap TUPPERWARE. Hebatnya lagi, garansi ganti produk seumur produk ini tidak berbatas waktu. Sebuah layanan konsumen yang patut diacungkan jempol.
Sambil manggut-manggut, aku mengalihkan pandangan pada kepulan asap dari COOKWARE yang digunakan untuk memasak kolak. Aroma gurih manis kolak semakin kuat mengaduk aduk hidung. Kulirik jam di handphone dan ternyata baru pukul 12.30 WIB. Waktu berbuka masih lama ternyata….hehehehehe.
Di sudut ruangan, aku lihat mba anggi sedang sibuk menempatkan kolak di beberapa wadah TUPPERWARE. Ternyata itu menjadi gimmick kami siang itu. Alhamdulillah, akhirnya bisa mencicipi kolak pisang ala COOKWARE yang sedari tadi sedikit mengusikku…uupppss.
Terima kasih TUPPERWARE.
(BT)